Ku Ingin***
tak ada senyum
tak ada sapa
ta ada
yang terasa hanya hampa
di balik keramaian hari itu
ku mersa sendiri
sungguh
sesekali mereka atang dan bertanya
kenapa dan ada apa?
kenapa tak ikut bergembira
kujawab:
haruskah kumenari di atas
deritaku sendiri
lalu ia diam dan pergi
salah seorang mengerti
tapi itu bukan kau
walau berbisik
tapi kutahu ia membicarakanku
adakah hari itu kau sedikit mengerti aku
aku hanya ingin
kau anggapku ada
ku ingin
Komentar
Posting Komentar