DIMENSI LAIN YANG MENGHAMPI
by Hwikasekum Spt on Monday, 4 April 2011 at 20:21 ·
DIMENSI LAIN YANG MENGHAMPIRI
Ia terbaring,terlentang,merayap,dan sesekali mengeram
Beban yang tak terukur oleh alat apapun beratnya, tak hanya sekali gaya itu datang menerjang tak ada yang mampu menahannya, kami panik hilang arah tak tahu apa yang harus diperbuat. Ia semakin mengeras bak kristal.
Suaranya mulai ada ketika salah seorang dari kami menghardiknya, aneh tapi nyata ia bersua tapi ia bukanlah ia. Tertawa, tersenyum, mengeram, juga menggetar tak sekali tapi berkali-kali. Kami tergugah tapi tak kagum malah heran,.
Ia kembali tertawa dan memanggil kami semua, kami datang dan menyapa tak peduli apa yang sebenarnya terjadi, kembali ia angkat bicara. Tapi saat itu kami pun tersadar ini bukanlah hal yang lazim seperti biasanya, sekeli lagi ia bukanlah ia. Suaranya mengaung lebih keras mencoba meyakinkan kami akan kehadirannya yang buaknlah teman kami. gemetar, bulu kuduk menegak bagai tiang bendera,.
Tapi setelah melihat tingkahnya yang tidak terlalu aktraktif keberanian kami datang dan mulai bertanya. Sadar ini adalah dua dimensi yang berbeda maka kami mencoba untuk sedikit lebih sopan
Katanya ia mau menjaga kami, katanya ia ingin melindungi kami, katanya ada sesuatu yang ingin diberikan kepada kami, katanya bangunlah shalat tahajut kalau mau bertemu dengan saya, katanya bersih-bersihlah, katanya jaga rumah ini baik-baik,katanya ia akan senantiasa menjaga kami di pintu masuk, katanya beri salamlah dan dan berbasmalalah.
Berusaha berkomunikasi dengan bijak, berupaya agar ia mau pergi dari tubuh yang tak tahu apa-apa yang begeletak kaku menggigil meronta berusaha melawan dirinya sendiri yang sebenarnya masih dalam keadaan sangat tida baik. Mohon kata kami, kami prihatin dengan ia yang tak lagi mampu untuk kmbali ke nyata.
Setelah semua pesan itu dilontarkannya, sekali lagi ia menekankan pesannya lalu perg. Iapun tersadar dari pengalaman ghaib yang tak akan pernah ia ketahui.
Alhamdulillah, ucap kami.
Ia terbaring,terlentang,merayap,dan sesekali mengeram
Beban yang tak terukur oleh alat apapun beratnya, tak hanya sekali gaya itu datang menerjang tak ada yang mampu menahannya, kami panik hilang arah tak tahu apa yang harus diperbuat. Ia semakin mengeras bak kristal.
Suaranya mulai ada ketika salah seorang dari kami menghardiknya, aneh tapi nyata ia bersua tapi ia bukanlah ia. Tertawa, tersenyum, mengeram, juga menggetar tak sekali tapi berkali-kali. Kami tergugah tapi tak kagum malah heran,.
Ia kembali tertawa dan memanggil kami semua, kami datang dan menyapa tak peduli apa yang sebenarnya terjadi, kembali ia angkat bicara. Tapi saat itu kami pun tersadar ini bukanlah hal yang lazim seperti biasanya, sekeli lagi ia bukanlah ia. Suaranya mengaung lebih keras mencoba meyakinkan kami akan kehadirannya yang buaknlah teman kami. gemetar, bulu kuduk menegak bagai tiang bendera,.
Tapi setelah melihat tingkahnya yang tidak terlalu aktraktif keberanian kami datang dan mulai bertanya. Sadar ini adalah dua dimensi yang berbeda maka kami mencoba untuk sedikit lebih sopan
Katanya ia mau menjaga kami, katanya ia ingin melindungi kami, katanya ada sesuatu yang ingin diberikan kepada kami, katanya bangunlah shalat tahajut kalau mau bertemu dengan saya, katanya bersih-bersihlah, katanya jaga rumah ini baik-baik,katanya ia akan senantiasa menjaga kami di pintu masuk, katanya beri salamlah dan dan berbasmalalah.
Berusaha berkomunikasi dengan bijak, berupaya agar ia mau pergi dari tubuh yang tak tahu apa-apa yang begeletak kaku menggigil meronta berusaha melawan dirinya sendiri yang sebenarnya masih dalam keadaan sangat tida baik. Mohon kata kami, kami prihatin dengan ia yang tak lagi mampu untuk kmbali ke nyata.
Setelah semua pesan itu dilontarkannya, sekali lagi ia menekankan pesannya lalu perg. Iapun tersadar dari pengalaman ghaib yang tak akan pernah ia ketahui.
Alhamdulillah, ucap kami.
- Khyadulct Purnama Leztarii and Fusuy Sayi like this.
- Fusuy Sayi pada saat dia hadir, aku mulai gemetaran dan berkata dalam hati,kapan dia pergi....tp pada waktu saya bangun subuh2 dan membuka pintu kamarku, aku teringat dia berkata "kalau mw lihat aku, bangunlah shalat tahjjud" dan akhirnya aku menutup pintu dan kembali tidur.hahahahaha
- Hwikasekum Spt ketawa dalam dimensi maya, tapi pada dimeensi nyata ia ketakutan. terang saja dari ekamatra membual tapi pada dwimatra tidak dipungkira nyata bahwa Afraited,hehehehe
- Hwikasekum Spt ya antara ada dan tiada bagi yang tak tahu dan tak melihat dengan penerawang dimensi, aku sendiri tak bisa tapi aku ada saat itu, tapi yakin untuk hal itu "ada"
- Reposting from FACEBOOK notes. Abdesir.
Komentar
Posting Komentar